fbpx
NGERI..!!! Ini Alasan Mengapa Investasi Property Nilainya Selalu Naik Tinggi

NGERI..!!! Ini Alasan Mengapa Investasi Property Nilainya Selalu Naik Tinggi

Jika kita amati, hampir semua pebisnis mengalokasikan sebagian dana mereka untuk membeli properti baik dengan tujuan sebagai bisnis utama, sekadar efisiensi biaya, maupun untuk mengamankan aset mereka.
Mengapa demikian? Seberapa pentingkah investasi properti itu dan mengapa nilainya semakin meningkat?

1. Investasi properti di Indonesia paling menguntungkan di dunia di mana harga properti akan selalu naik dari tahun ke tahun.

Perlu Anda ketahui bahwa sampai dengan akhir tahun 2013 saja, setidaknya masih ada 14 juta dari 61 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah.
Jumlah ini akan semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin naik di Indonesia. Jumlah penduduk yang terus bertambah tanpa diimbangi lahan perumahan membuat harga rumah di Indonesia tentunya akan selalu naik karena permintaan bertambah dan persediaan berkurang.

2.Pemerintah semakin kesulitan menyediakan rumah bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Kebutuhan rumah untuk kalangan menengah ke bawah mempunyai porsi terbesar di Indonesia. Kelas menengah ke bawah ini adalah keluarga yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.
APBN yang ada saat ini sebagian besar digunakan untuk membiayai sektor pendidikan dan kesehatan, dan hanya sebagian kecilnya saja yang digunakan untuk pemberian subsidi perumahan kepada masyarakat. Sampai akhir tahun 2013, setidaknya sudah tercatat permintaan rumah yang mencapai 900.000 unit per tahun, padahal pasokan rumah hanya 80.000 unit dalam setahun. Hal ini membuat peluang investasi properti di Indonesia sangat besar.

Berikut ini beberapa informasi terkait besarnya potensi investasi properti di Indonesia:

Sebelum 1998, pemerintah berhasil mengembangkan hunian murah hingga 250.000 unit per tahun, namun setelah itu, pemerintah hanya mampu menyediakan hunian di bawah 100.000 unit setiap tahunnya.
Menurut data Kementerian Perumahan Rakyat, jumlah kelangkaan (backlog) hunian terus bertambah, tahun 2004 sebesar 5,3 juta unit dan menjadi 7,5 juta pada tahun 2008, sementara itu pada tahun 2013 jumlahnya semakin meningkat menjadi 15 juta unit.
Jumlah penduduk sebesar 245 juta jiwa saat ini membutuhkan setidaknya rumah untuk 65 juta kepala keluarga. Sementara rumah yang ada hanya 50 juta unit, di mana 37% dari kondisi fisik rumah yang ada tersebut sebagian masih tidak layak huni

3.Potensi pasar properti di Indonesia terbuka luas untuk investor swasta di semua kelas, termasuk pasar kelas menengah ke bawah.

Hal ini tidak berlaku di luar negeri di mana sektor kelas menengah ke bawah diurus oleh pemerintah. Padahal saat ini potensi masyarakat kelas menengah semakin besar seiring kenaikan pendapatan per kapita penduduk Indonesia menjadi sebesar 3000 USD lebih, dan menjadikan Indonesia masuk dalam 10 besar kekuatan ekonomi dunia saat ini.

Setelah membaca tulisan di atas , anda adalah orang yang berkomitmen untuk mengenal investasi dengan membaca sampai disini.
Tentu anda tidak ingin jika anda, anak anda atau teman anda kesulitan berinvestasi atau bahkan kesulitan mempunyai tempat tinggal di kemudian hari

Minimal anda tidak buta mengenai property dan paham apa yang harus anda lakukan untuk berinvestasi masa depan.

FOLLOW INSTGRAM KAMI di : @djagad_land untuk mendapat Informasi seputar property dan Penwaran menarik dari kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Follow Us

Call Us

(0341) 306 2086

Working Hours

Senin – Minggu
09.00 – 16.00

2019  © djagadland.com  |  Official Site of D’Jagad Land Group